Pesta Wirausaha

Logo Pesta Wirausaha

Ide bagus yang selalu digelar oleh komunitas TDA dalam setiap tahunnya. Ditempatkannya Milad sebagai hari untuk berkumpul, saling menyemangati, bertukar ilmu dan mencari pasar yang lebih luas. Komunitas usaha yang berdiri 4 tahun yang lalu dan sanggup berkembang dengan pesat dalam waktu yang relatif singkat. Banyak perkembangan yang di dapat oleh komunitas ini. Diantaranya penghargaan dari SWA dan Mark Plus. Sisi deskriptif yang membangun telah mampu pula memperluas jaringan keanggotaan di hampir seluruh Indonesia. Di berbagai wilayah sudah muncul komunitas dengan mengatasnamakan TDA dan menjadi pelopor pergerakan dunia usaha di wilayah tersebut. Jaringan kekeluargaan yang kental dari satu wilayah ke wilayah lainnya mempermudah aspek perkembangan komunitas ini. Dan aku mencintai semua komunitas yang saya ikuti, terutama semua yang mengedepankan aspek rasional dan kemaslahatan orang banyak. Salah satunya TDA ini. (more…)

Celana pendek Bob Sadino harganya 15ribu.

Gambar dari Internet

Foto diambil dari internet, terima kasih buat yg punya foto.

Pernahkah anda menyadari kalau celana pendek Bob Sadino atau biasa dikenal sebagai Om Bob itu harganya cuma 15.000,-? Dan belinya di emperan dekat stasiun Tebet?. Mungkin beberapa di antara anda tidak akan percaya, bahkan termasuk aku sendiri. Karena sangat tidak percaya dengan berita ini, sungguh keterlaluan yang menuliskan ini. Setelah usut punya usut ternyata memang betul, dan bahkan bisa jadi sangat betul. Kalau tidak percaya coba deh tanya Om Bob, berapa kiranya harga celana pendek yang sering dipakai olehnya.

Sekedar kilas balik, beberapa hari yang lalu saat ada wawancara dikantorku. Aku mendapatkan pertanyaan tentang apa yang dijadikan sebagai barometer atau kebanggaan atas keberhasilan yang telah dicapai olehku. Sebuah pertanyaan yang menurutku (maaf) paling tidak aku sukai. Karena kesuksesan tidak bisa diukur dengan apapun. Tentunya anda sendiri pernah mendengar cerita tentang seorang kaya raya yang pergi jauh meninggalkan semua kekayaannya demi mendapatkan sesuatu yang dirinya sendiri juga tidak tahu apa itu. Juga mungkin anda pernah mendengar cerita tentang orang yang mempertontonkan kekayaannya sebisa mungkin agar bisa dihargai oleh orang lain. Bahkan lebih tragisnya “hanya” agar orang-orang menganggapnya sukses. Padahal dibelakangnya, dia mesti kelimpungan tutup sana-tutup sini untuk meniadakan beban-beban yang terjadi hasil sikap dan perilakunya yang berlebihan tersebut.  (more…)

SocioDistro Report

Alhamdulillah, terhitung tanggal 3 maret hingga 5 maret 2010, aku dan teman-teman yang tergabung di Sociodistro berhasil menembus terjalnya jalan yang menuju daerah Perkebunan Dewata Ciwidey, Kabupaten Bandung. Meski kami berjuang dengan menggunakan mobil yang tidak sepantasnya untuk digunakan melewati jalanan tersebut.

Malam sebelum kami berangkat, aku harus menemui jurnalis dari sebuah Tabloid Pe**** Usaha yang meminta waktu untuk wawancara. Padahal dalam pikiranku, wah salah ini jurnalis. Salah menurutku, karena merasa belum pantas masuk dalam pemberitaan-pemberitaan seperti ini. Aku tidak punya sesuatu yang bisa dibanggakan seperti kalangan pengusaha yang lain, punya materi berlimpah, kekayaan tercecer dan kartu atm yang banyak di dompet. Namun mungkin orang lain punya penilaian yang lain, maka akhirnya aku berbicara panjang lebar dalam wawancara yang “gayeng” dan penuh canda itu. Aku tidak berusaha menjawab semuanya dengan jujur, mungkin boleh dikatakan menjawab semua pertanyaan dengan sempalan bohong kiri kanan hehehe… (maaf ya Mas Ali). (more…)

SocioDistro First Move

Selasa, 02 Maret 2010 pagi, kami berencana berangkat menuju Ciwidey Bandung untuk mendrop bahan bantuan yang memang dialokasikan secara khusus oleh Tim SocioDistro. Sebelumnya salah satu dari tim kami sudah melakukan survey lokasi dan keadaan. Dan tercapai kesepakatan bahan bantuan yang akan dikirimkan sebagai solidaritas dalam musibah ini, jumlah korban tewas yang telah ditemukan berjumlah 29 orang dari total korban yang dilaporkan hilang berjumlah 45 orang. Sehingga sisa korban hilang yang masih tertimbun longsor berjumlah 16 (sumber= replubika.co.id). Bahan bantuan yang kami bawa adalah :

1. Kebutuhan khusus perempuan.

2. Kebutuhan khusus bayi dan anak-anak.

(more…)

Rumahku jual

Foto rumah di jualSebelum berangkat ke Ciwidey untuk melakukan sesuatu terkait bencana longsor disana, ingin sedikit memberi kabar kepada teman-teman terutama yang sedang membutuhkan untuk beli rumah. Rumahku ini ada di Solo dengan alamat Jalan Gedang Raja Blok S-22 Sektor 9 Solo Baru, Surakarta 57552, dengan beberapa fasilitas lengkap didalamnya yaitu 1 ruang tamu, 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 ruang makan, dapur, telepon, PDAM + Tandon air bawah tanah, listrik 900 watt, kitcen set dan garasi mobil.

Lokasi rumah sangat strategis, karena berdekatan dengan jalan raya dan akses mudah kemana-mana. Dekat dengan Carrefour, Sekolah Al Azhar 28, Singapore piaget academy, RS dr Oen Solo Baru, Gor Solobaru, dan Akper. Di ujung gang sudah bisa langsung ketemu dengan jalan raya Jogja-Solo, dan mempunyai tingkat keamanan yang bagus. (more…)

Merry’s Catalog

After busy days for this week. Ya, setelah hari-hari sibuk selama seminggu ini menemaniku, tanpa sengaja terbersit ide untuk mengumpulkan beberapa dokumentasi yang sudah dan pernah aku lewati. “Cerita kemarin sore, mungkin bisa patah tapi takkan pernah bisa mati”, begitu batinku. Jadi tidak ada salahnya bila akhirnya aku membuat sebuah blog yang berisi beberapa hasil karyaku dan juga hasil perjalanan dari beberapa orang-orang terdekat.

(more…)

Sulang dari Timur (bagian kedua)

Sulang dari Timur.Joko berlari cepat meninggalkan kamar orang tuanya. Digenggamnya erat gulungan kertas kumal itu, dia berlari menuju pusat kota dimana ada bangunan tua peninggalan belanda bertuliskan Perpustakaan. Sepertinya dia tahu benar apa yang dicarinya, matanya memandang lurus menyilang ruangan perpustakaan. “Iya disana, aku pernah membacanya disana…”, bisik Joko. Bergegaslah dia menuju arah pandang matanya, “disini iya disini… Seharusnya disini, aku yakin ada disini..dulu disini”, matanya tiada henti melihat beberapa sab buku yang pernah tak sengaja kena senggol olehnya.

(more…)

« Previous Entries