Jogjakarta View

Sebuah kota yang selalu menumbuhkan kenangan tersendiri bagiku. Sempat aku mengenyam enak-tidaknya hidup di Jogjakarta ini. Dulu di Pojok Beteng Wetan selama hampir satu tahun, aku habiskan waktuku memetik gitar di Bis Kota Jalur 02. Banyak gairah hidup yang aku temui selama di Jogja dulu. Keinginan untuk terus menjadi seniman, kegairahan untuk terus menjadi orang yang dekat dengan dunia jalanan, semua terlahir disini di Jogjakarta.

Banyak ilmu yang bisa aku serap dari sekitar lingkungan waktu itu. Tak luput kala dulu merasakan dikeroyok 5 orang pengamen lain yang sampai sekarang aku belum tahu apa sebabnya. Yang sampai sekarang aku sadari adalah mungkin karena aku selalu terlihat bisa dapat uang lebih banyak daripada mereka. Maka aku mewajarkan semua tindakan mereka. Sebab sudah jelas perbedaannya, aku mengamen untuk survive dan mereka mengamen untuk bekerja.

Kemarin aku sampai di Jogjakarta lagi. Semakin penuh kota ini dengan kendaraan roda dua. Banyak juga perbedaan yang mencolok dari tahun-tahun dulu selama hidup disini. Kehidupan hedonis dan pragmatis sudah menjalar akut disini. Kreatifitas juga aku merasakannya semakin berkurang. Bila dulu banyak sekali anak-anak berstatus kuliah yang berusaha dengan jualan apa saja di sekitar jalan, sekarang sangat sulit ditemui meski aku yakin masih ada.

Jogjakarta, bagaimanapun disinilah salah satu kota dimana aku akan kembali.

Salam Air.

22 Responses to “Jogjakarta View”

  1. sandra palupi says:

    hhhmmm….Jogja. kota yg sarat inspirasi karena memang inspiratif. Kota yg sarat dengan aktifitas seni dan budaya. Kota yang menarik untuk disinggahi, bukan ditinggali.

  2. ikkyu_san says:

    ntah mengapa dari dulu aku suka Yogya,
    dan setelah dipikir, memang seharusnya, karena nenek moyang dan ibuku lahir di sana.

    EM

  3. Shine says:

    Jogya,
    kota “berilmu” yang aku tahu,
    hmm ..
    di sini memulai jejak itu yah yanda, ^^

  4. gajah_pesing says:

    gara-gara cerita ini akhirnya terngiang-ngiang akan kata-kata Jokteng

  5. sinopi says:

    duuuhhh jogja
    banyak kenangan di sini
    cinta bener saya dg kota yg satu ini
    selalu pingin kembali, walo seseorang yg dulu udah ga di sana
    setidaknya melihat tempat2 tertentu bisa membawa kenangan kembali..
    jadi melow yelow stabilow deh!
    salam kenal yah, ma’ap banget baru sempat kunjungan balik
    .-= sinopi´s last blog ..Gara-gara BURUNG =-.

  6. tentang jogya, saya baru sebatas mengenal budayanya dari luar, mas kika. belum pernah tinggal di sana lebih dari dua hari, hehe ….
    .-= sawali tuhusetya´s last blog ..Ulang Tahun ke-2 TPC dan Martil UU ITE: Sebuah Refleksi =-.

  7. mamah aline says:

    yogyakarta kota yang bikin kangen jika kita lama tak kembali, jalan-jalan enak gak macet kayak bandung n malem asyik untuk wisata kuliner. Kalo kesana datangi tampat yang dulu pernah dilewati untuk mengenang kembali

  8. RitaSusanti says:

    Hingga saat ini aku belum sampai ke Jogja, entah suatu saat akan ada langkah kakiku ke sana…Setiap kota pasti punya khas dan karakteristiknya sendiri-sendiri….Dan semakin hari setiap hal akan terus berubah, begitu pun dengan suasana kota…
    .-= RitaSusanti´s last blog ..CAKRAWALA BIRU =-.

  9. dameydra says:

    jogja yach…hehehe ;) jadi inget masa muda dulu … kenangan indah di malioboro …. btw thanks udah mampir dan salam persahabatan

  10. endang noto atmodjo says:

    Jogja aku aku sll ingat sekotengnya di alun2 dan Wanagama ooohhh pasti aku kan kembali.

    Kika , ajak tuh si tk becak ngetrek di Wanagama paling tepar hehe

  11. Ria says:

    jadi kangen jogja…terakhir kesana sekitar 4 atau 5 thn yg lalu :D

Leave a Reply